Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah/Bangunan

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah/Bangunan

Bila anda mencari informasi tentang cara menghitung kebutuhan bata merah untuk rumah/bangunan (bagian dinding), maka artikel ini sangat layak untuk anda baca hingga tuntas. Kami ulas cara perhitungan kebutuhan batu bata merah per meter persegi (m2) dan volume, sehingga anda bisa tahu jumlah penggunaan batu bata yang diperlukan untuk pembangunan rumah.

Yuk simak ulasan batamerahgarut.com berikut ini.

Persiapan Sebelum Membangun Rumah

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah/Bangunan

Bisa membangun rumah sendiri adalah impian setiap pasangan pengantin baru. Rumah sebagai tempat tinggal harus dibuat senyaman mungkin bagi yang menempatinya. Perhitungan yang detail dan akurat akan membuat rumah berdiri kokoh dan nyaman bagi pemiliknya. Selain itu, RAB pasangan bata merah yang tepat dapat membantu kalkulasi kebutuhan dana/biaya yang diperlukan.

Salah satu aspek yang penting saat membangun rumah adalah perhitungan bahan bangunan. Untuk membuat dinding diperlukan bahan-bahan bangunan seperti bata merah, batako, hebel, pasir, semen, kayu, batu pondasi, bambu, besi, dll.

Material dinding rumah yang banyak dipakai adalah bata merah. Material bangunan untuk membangun rumah ini dipilih karena dapat menyerap panas dan kualitasnya bertahan lama.

Sebelum membangun rumah anda perlu menghitung kebutuhan jumlah bata merah supaya membangun rumah dapat direncanakan dengan baik. Lalu, bagaimana cara menghitung kebutuhan bata merah untuk rumah? Begini caranya..

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Dinding Rumah

Bila anda membeli tanah kavling di perumahan, maka anda akan diberikan pilihan luas. Luasan tanah ini menentukan luas bangunan yang didirikan di atasnya. Umumnya, luas tanah yang dijual di kavling perumahan mulai dari 36 meter persegi, 45 meter persegi, 60 meter persegi, 72 meter persegi, hingga lebih 100 meter persegi.

Selain desain tipe rumah yang diinginkan, anda harus melakukan perhitungan terhadap bahan-bahan untuk membangun rumah salah satunya bata merah.

Cara perhitungan kebutuhan bata merah untuk rumah tipe 36

Cara perhitungan kebutuhan bata merah untuk rumah tipe 36

sumber : www.arsitur.com

Rumah tipe 36 artinya rumah yang memiliki luas bangunan 36 m2. Rumah tipe 36 merupakan tipe rumah dengan luas minimal dapat ditinggali untuk keluarga kecil. Biasanya 1 orang anak dan 2 kamar tidur. Rumah tipe 36 menjadi rumah yang paling banyak dicari untuk pasangan muda yang baru menikah. 

Dalam hitungan sipil, dinding seluas 1 m2 membutuhkan 70 buah bata merah. Jadi untuk menghitung jumlah bata merah rumah tipe 36 atau 6 x 6 m, maka kita hitung dulu kelilingnya setelahnya kita bisa hitung luasnya.

K = 2p + 2l = 2(6) + 2(6) = 24 m

L = K x t rumah = 24 m x 4 m = 96 m2 

Maka bata merah yang dibutuhkan sebanyak 96 m2 x 70 buah = 6.720 buah bata merah. Untuk biaya pembelian bata merah, maka tinggal dikalikan saja jumlah bata merah tersebut dengan harga bata merah per bijinya.

Cara perhitungan kebutuhan batu bata merah untuk rumah type 45

Cara perhitungan kebutuhan batu bata merah untuk rumah type 45

sumber : www.arsitur.com

Rumah type 45 artinya rumah yang memiliki luas bangunan 45 m2. Rumah ini lebih luas dibandingkan dengan rumah tipe 36. Rumah tipe ini cukup untuk ditinggali oleh keluarga inti dengan 1 hingga 2 orang anak. Rumah ini biasanya memiliki 3 kamar dan paling diminati oleh para pasangan muda. Anda dapat membeli rumah tipe 45 dengan kisaran budget 300 – 500 juta. 

Jadi untuk menghitung jumlah bata merah rumah tipe 45 dengan luas 7,5 x 6 m x 5 m, maka kita hitung dulu kelilingnya. Kemudian,  kita bisa hitung luasnya.

K = 2p + 2l = 2(7,5) + 2(6) = 27 m

L = K x t rumah = 27 m x 5 m = 135 m2 

Maka bata merah yang dibutuhkan sebanyak 135 m2 x 70 buah = 9.450 buah bata merah. Untuk keperluan anggaran biaya pembelian bata merah, tinggal dikalikan saja dengan harga bata merah per bijinya.

Cara Menghitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah Untuk Pagar Rumah

Cara Menghitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah Untuk Pagar Rumah

sumber : ratedpeople.com

Pagar merupakan salah satu bagian yang cukup penting dalam sebuah rumah karena menjadi pembatas antara tetangga dan jalan raya. Beberapa kota menerapkan peraturan tidak boleh membangun tembok pembatas lebih dari 2 meter dan hanya boleh setinggi 1 meter dengan beberapa alasan. Meskipun begitu anda tetap harus memperhitungkannya dengan baik agar pagar rumah anda kokoh dan kuat. 

Ada 3 tahapan untuk menghitung jumlah kebutuhan bata merah untuk pagar rumah, yaitu:

Mengukur panjang lebar dan tinggi pagar

Mengukur panjang, lebar dan tinggi pagar

Tentukan panjang dan lebar pagar terlebih dahulu. Misalnya anda ingin membuat pagar dengan panjang 3 meter, lebarnya 30 cm dan tingginya 1 meter, maka selanjutnya hitung volume pagar :

Panjang x lebar x tinggi pagar 

= 12 m x 0,3 m x 1 m 

= 3,6 meter kubik 

Menghitung volume spesi mortar dan batu bata

Pemasangan bata merah tidak pernah terlepas dari penggunaan spesi mortar sebagai perekatnya. Anggaplah ukuran standarnya 1,2 cm. 

Ketika mengukur batu bata tambahkan 1,2 cm untuk spesi mortar. Contoh bata merah berukuran 21 cm x 10 cm x 5.5 cm maka untuk menghitung volumenya tambahkan tinggi bata 1,2 cm untuk spesi mortar. Dengan demikian ukuran bata merah dan spesi mortarnya menjadi 21 cm x 10 cm x 6.7 cm

Volume batu bata dan spesi mortar:

  • panjang x lebar x tinggi 
  • = 21 cm x 10 cm x 6,7 cm
  • = 0,21 m x 0,1 m x 0,067 m = 0,001407 meter kubik

Hitung jumlah bata merah

Setelah diketahui volume pagar dan bata merahnya. Selanjutnya cara menghitung kebutuhan jumlah bata merah untuk pagar adalah dengan membagi volumenya. Begini caranya..

Volume pagar / volume bata merah 

= 3,6 meter kubik / 0,001407 meter kubik

= 2558.635394 buah bata merah atau sekitar 2560 buah bata merah

Jumlah bata merah di atas adalah untuk membuat pagar dengan lebar sekitar 30 cm.

Dinding Rumah dengan Bata Expose

sumber : www.decoist.com

Dinding merupakan bagian rumah yang membatasi antar ruangan dalam sebuah bangunan dan berfungsi sebagai pembatas rumah yang melindungi bangunan dari lingkungan luar. Ada tiga jenis utama dinding struktural yaitu 

  • dinding bangunan
  • dinding pembatas (boundary)
  • dinding penahan (retaining). 

Salah satu material dinding yang paling banyak digunakan adalah bata merah karena mudah didapat dan harganya murah. Namun, sejak kemunculannya batu bata saat ini telah banyak dikembangkan seperti dengan ditutup marmer atau batu lainnya. 

Ada gaya baru interior yang sekarang banyak diminati bahkan di berbagai negara yakni bata merah yang dibiarkan terekspos. Menurut laman www.decoist.com, dinding bata ekspos memberikan gaya natural dinding dalam kesan rustic dan industrial. 

Bata ekspos memberikan nuansa hangat pada ruangan dan aksen tekstur yang unik pada dinding. Jika anda ingin membangun dinding ekspos maka begini cara menghitungnya.

Tips Memasang Bata Ekspos

sumber : www.decoist.com

Menggunakan dinding yang sudah ada

Anda dapat menampilkan bata ekspos pada dinding dengan memasang bata tempel atau menggunakan bata merah yang sudah terpasang..

  1. Bata merah harus dipasang terlebih dahulu pada lokasi yang telah ditetapkan dengan spesi mortar. Gunakan ketebalan yang sama jika anda ingin membangun dinding ekspos. 
  2. Pemasangan bata merah agar mudah diukur luasnya maka dibuat bentuk yang beraturan, misalnya persegi panjang. Targetkan luasnya kurang lebih 10 m2. 
  3. Setelah itu lakukan pengukuran detail pada luas dinding bata merah. Misalnya luas pasangan bata merah = 11,37 m2.
  4. Kemudian lakukan hitungan manual pada jumlah bata merah yang terpasang dengan luas tersebut. Misalnya diperoleh angka 716 buah. Sekarang bisa dilakukan perhitungan = jumlah bata merah : luas dinding bata merah : 716 : 11,37 = 63 buah/m2.

Dengan cara teoritis

  1. Ukur panjang dan tinggi bata merah terlebih dahulu. Misalnya didapat panjang = 21 cm dan tinggi = 5,5 cm.
  2. Menambahkan ketebalan spesi mortar pada sisi atas dari panjang bata merah dan sisi samping bata merah. Misalnya penambahan spesi mortar adalah 2 cm, maka panjang bata merah menjadi 23 cm dan tinggi menjadi 7,5 cm.
  3. Sekarang lakukan perhitungan luas dalam satuan meter, yaitu = panjang x tinggi = 0,23 m x 0,075 m ( satuan diubah dalam meter) = 0,01575 m2.
  4. Jadi, jumlah bata merah per meter persegi adalah 1 m2 : 0,01575 m2 = 63.49 atau 64 buah bata merah. Untuk mengantisipasi bata merah yang pecah atau retak maka kita bulatkan menjadi 70 buah bata merah.
  5. Perlu diingat untuk membangun dinding ekspos maka ketebalan spesi mortar harus persis sama agar tampak rapi dan bagus. Namun, biasanya untuk membuat dinding ekspos menggunakan batu bata klinker yang lebih presisi dan rapi.

Mudah kan Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah ini?

4 Data yang Diperlukan untuk Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah/Bangunan

Denah bangunan

Anda perlu mengetahui gambar denah lantai dan denah kusen rumah tersebut yang menyajikan data ukuran semua ruangan, jumlah kusen pintu dan jendela.

sumber : proyeksipil.blogspot.com

Kusen pintu dan jendela

Anda harus mengetahui ukuran kusen pintu dan jendela yang akan dipasang semua dinding rumah tersebut. Ini diterapkan sebagai pengurang dalam Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah.

sumber : proyeksipil.blogspot.com

Tinggi nol bangunan

Anda harus mengetahui tinggi batu nol bangunan. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini. Pada gambar ini terlihat tinggi rencana lantai rumah dari muka jalan adalah = 65 cm, sedangkan tinggi bagian atas permukaan sloof adalah 20 cm, sehingga perlu dilakukan pemasangan batu nol bangunan = 45 cm. 

Pemasangan batu nol bangunan tidak harus selalu ada pada setiap rumah. Hal ini tergantung pada ketinggian muka tanah rumah dari muka jalan, jenis dan ukuran pondasi menerus yang diterapkan pada pembangunan rumah tersebut.

sumber : proyeksipil.blogspot.com

Tinggi pasangan bata pada dinding

Anda harus mengetahui tinggi bata yakni tinggi pasangan bata dinding rumah. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini. Tinggi bata = 380 cm.

sumber : proyeksipil.blogspot.com

Setelah keempat data di atas diketahui anda dapat langsung menghitung jumlah kebutuhan bata merah untuk dipasang pada dinding rumah anda.

Ukuran bata merah

Setelah mengetahui atau luas dinding yang akan diisi bata merah, maka anda perlu membaginya dengan luas atau volume bata merah per biji. Dengan demikian anda akan mendapati jumlah total bata merah yang anda butuhkan.

Kesimpulan

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah/Bangunan memang cukup mudah. Ada rumus khusus yang bisa kita terapkan dalam menghitung jumlah bata merah dalam 1 m2 untuk membangun dinding rumah. Namun, anda perlu memperhatikan ukuran bata merah (panjang, lebar dan tinggi) karena setiap daerah di Indonesia berbeda-beda ukurannya.

Masing-masing kota yang memproduksi bata merah dibuat dengan ukuran dan kebiasaan dari daerah tersebut. Bahkan, masih dalam kota yang sama terdapat banyak perbedaan volume bata merah. Oleh karena itu hal tersebut membuat kebutuhan jumlah bata merah dalam 1 m2 berbeda pula.

Semoga artikel bertajuk Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Untuk Rumah/Bangunan ini bermanfaat buat anda

Rujukan 

  • https://radjatukang.wordpress.com/2015/05/26/menghitung-kebutuhan-batu-bata-dalam-membangun-rumah/
  • https://proyeksipil.blogspot.com/2017/03/cara-menghitung-kebutuhan-jumlah.html
  • https://www.arsitur.com/2018/10/perbedaan-ukuran-rumah-type-21-36-45.html
Tags: cara menghitung jumlah batu bata untuk buat rumah, jumlah bata merah yang d perlukan untuk ukuran rumah 6x10

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *